Salah satu tradisi masyarakat Arab saat itu adalah menitipkan bayi mereka kepada wanita dari perkampungan Badui untuk disusui dan dibesarkan beberapa tahun. Tujuannya agar anak tumbuh dalam lingkungan yang sehat serta memiliki fisik yang kuat dan bahasa Arab yang fasih.
Rasulullah ﷺ kemudian diasuh oleh Halimah As-Sa'diyah, seorang wanita dari Bani Sa'ad.
Poin-Poin Penting
1. Rasulullah ﷺ Diasuh oleh Halimah
Pada awalnya, tidak ada wanita yang berminat mengasuh Muhammad ﷺ karena beliau seorang yatim.
Halimah akhirnya menerima beliau agar tidak pulang tanpa membawa anak asuh.
Keputusan tersebut justru menjadi sumber keberkahan bagi keluarganya.
2. Keberkahan yang Dirasakan Halimah
Setelah membawa Rasulullah ﷺ:
Keledai yang ditungganginya menjadi lebih kuat dan cepat.
Unta dan kambing keluarganya menghasilkan susu lebih banyak.
Kehidupan keluarganya menjadi lebih baik dibanding sebelumnya.
Halimah meyakini bahwa keberkahan tersebut datang karena kehadiran Muhammad ﷺ.
3. Tumbuh di Lingkungan Bani Sa'ad
Rasulullah ﷺ menghabiskan masa kecilnya di perkampungan Bani Sa'ad.
Beliau tumbuh dengan tubuh yang sehat dan kuat.
Beliau belajar bahasa Arab yang murni dan fasih.
Hal ini menjadi salah satu faktor yang membentuk kemampuan komunikasi beliau di kemudian hari.
4. Peristiwa Pembelahan Dada
Saat masih kecil, terjadi peristiwa yang dikenal sebagai Syaqqush Shadr (pembelahan dada).
Malaikat Jibril datang kepada Rasulullah ﷺ.
Dada beliau dibelah dan dibersihkan dengan izin Allah.
Peristiwa ini merupakan bentuk persiapan Allah bagi kenabian yang kelak akan beliau emban.
Karena khawatir terhadap keselamatan anak asuhnya, Halimah kemudian mengembalikan Rasulullah ﷺ kepada ibunya.
Hikmah
Allah telah menjaga dan mempersiapkan Rasulullah ﷺ sejak masa kecil.
Keberkahan dapat hadir melalui ketaatan dan pilihan yang baik.
Lingkungan yang sehat dan pendidikan sejak dini memiliki pengaruh besar terhadap perkembangan anak.
Masa penyusuan oleh Halimah As-Sa'diyah menjadi salah satu fase penting dalam kehidupan Rasulullah ﷺ. Selain membawa keberkahan bagi keluarga Halimah, masa ini juga menjadi bagian dari persiapan Allah terhadap Nabi Muhammad ﷺ sebelum menerima tugas besar sebagai penutup para nabi.