Sirah Nabawiyah Part 7: Perjalanan ke Syam dan Pertemuan dengan Pendeta Bahira

Sirah Nabawiyah Part 7: Perjalanan ke Syam dan Pertemuan dengan Pendeta Bahira

Pada usia sekitar 12 tahun, Rasulullah ﷺ ikut bersama pamannya, Abu Thalib, dalam perjalanan dagang menuju Syam (wilayah yang kini mencakup Suriah dan sekitarnya). Dalam perjalanan ini terjadi sebuah peristiwa yang sering disebut dalam kitab-kitab sirah, yaitu pertemuan dengan seorang rahib (pendeta) bernama Bahira.

Poin-Poin Penting

1. Mengikuti Kafilah Dagang

  • Abu Thalib membawa Muhammad ﷺ dalam perjalanan perdagangan ke Syam.

  • Perjalanan ini memberi beliau pengalaman melihat dunia di luar Makkah.

  • Sejak kecil, Rasulullah ﷺ telah dikenal sebagai anak yang jujur dan berakhlak baik.

2. Pendeta Bahira Memperhatikan Muhammad ﷺ

  • Di daerah Busra, seorang rahib bernama Bahira melihat tanda-tanda yang tidak biasa pada diri Muhammad ﷺ.

  • Bahira memperhatikan akhlak, perilaku, dan beberapa tanda kenabian yang disebut dalam kitab-kitab terdahulu.

3. Nasihat kepada Abu Thalib

  • Setelah berbincang dengan Abu Thalib, Bahira menyarankan agar Muhammad ﷺ dijaga dengan baik.

  • Ia khawatir jika ada pihak yang mengetahui tanda-tanda tersebut dan berniat mencelakainya.

  • Abu Thalib kemudian semakin memperhatikan keselamatan keponakannya.

4. Persiapan Menuju Kenabian

  • Peristiwa ini menunjukkan bahwa tanda-tanda kenabian Rasulullah ﷺ telah mulai dikenali oleh sebagian ahli kitab.

  • Namun pada saat itu beliau belum menerima wahyu dan masih menjalani kehidupan sebagaimana pemuda Quraisy lainnya.

Hikmah

  • Allah menjaga Rasulullah ﷺ bahkan sebelum beliau diangkat menjadi nabi.

  • Kejujuran dan akhlak mulia sudah tampak pada diri Rasulullah ﷺ sejak usia muda.

  • Pengalaman perjalanan membantu memperluas wawasan dan membentuk karakter kepemimpinan.

Perjalanan ke Syam bersama Abu Thalib menjadi pengalaman penting dalam masa remaja Rasulullah ﷺ. Pertemuan dengan Bahira menunjukkan bahwa tanda-tanda kenabian telah mulai terlihat pada diri beliau, meskipun masa diutusnya sebagai rasul masih beberapa tahun lagi.

Bagikan:

Diterbitkan oleh

Namara id

Malang