Sirah Nabawiyah Part 8: Hilful Fudhul – Perjanjian Membela Keadilan di Makka

Sirah Nabawiyah Part 8: Hilful Fudhul – Perjanjian Membela Keadilan di Makka

Sebelum diangkat menjadi nabi, Muhammad ﷺ telah dikenal sebagai pribadi yang mencintai keadilan. Salah satu bukti pentingnya adalah keterlibatan beliau dalam Hilful Fudhul, sebuah perjanjian yang dibentuk oleh beberapa tokoh Quraisy untuk melindungi orang-orang yang dizalimi di Makkah.

Poin-Poin Penting

1. Latar Belakang Hilful Fudhul

  • Seorang pedagang dari luar Makkah datang untuk berdagang.

  • Barang dagangannya dibeli oleh seorang tokoh Quraisy, tetapi haknya tidak dibayar.

  • Karena tidak memiliki keluarga atau suku yang melindunginya, pedagang tersebut sulit mendapatkan keadilan.

2. Pembentukan Perjanjian

  • Beberapa pemuka Quraisy berkumpul di rumah Abdullah bin Jud'an.

  • Mereka sepakat membentuk perjanjian untuk membela siapa pun yang terzalimi, baik penduduk Makkah maupun pendatang.

  • Perjanjian ini dikenal dengan nama Hilful Fudhul (Perjanjian Kebajikan).

3. Keterlibatan Rasulullah ﷺ

  • Muhammad ﷺ yang saat itu masih muda ikut menghadiri perjanjian tersebut.

  • Beliau mendukung tujuan mulia untuk menegakkan keadilan dan melindungi hak orang yang lemah.

4. Pengakuan Rasulullah ﷺ Setelah Kenabian

Setelah diangkat menjadi rasul, beliau pernah menyebut bahwa Hilful Fudhul adalah perjanjian yang sangat beliau hargai.

Beliau menyatakan bahwa jika diajak kepada perjanjian serupa setelah Islam datang, beliau tetap akan memenuhinya karena berisi nilai-nilai keadilan dan kebaikan.

Hikmah

  • Islam sangat menjunjung tinggi keadilan.

  • Membela orang yang dizalimi adalah nilai yang mulia.

  • Kebaikan dapat diakui meskipun terjadi sebelum datangnya Islam.

  • Akhlak Rasulullah ﷺ sebagai pembela kebenaran telah tampak jauh sebelum beliau menerima wahyu.

Hilful Fudhul merupakan perjanjian penting yang menunjukkan kepedulian terhadap keadilan di tengah masyarakat Arab. Keterlibatan Muhammad ﷺ dalam perjanjian ini menjadi bukti bahwa beliau telah dikenal sebagai pribadi yang mencintai kebenaran, keadilan, dan pembelaan terhadap orang yang lemah.

Bagikan:

Diterbitkan oleh

Namara id

Malang